Fahri Hamzah : Prabowo akan mengikuti kemenangan Mahathir dan pemimpin alternatif

Fahri Hamzah : Prabowo akan mengikuti kemenangan Mahathir dan pemimpin alternatif

Minggu, 24 Februari 2019, 09:03


suara.id - Dalam akun twitter yang  terverifikasi @Fahrihamzah #2019WAJAHBARU mebuat cuitan sambil Sambil memposting vidio prabowo di medan dan Ambon dalam cuitannya dituliskan bahwa Hari ini lagi viral video @prabowo di Medan, ini video waktu di ambon. Getar histeria kuat sekali. Dugaan saya seluruh Indonesia timur dan barat  bisa dimenangkan 02 ini analisa profesional  #AnalisaPilpres2019#2019WAJAHBARU tulisnya

Menurut Fahri Hamzah  Wakil ketua DPR RI  pada Sabtu (23/2)  dari Lombok Nusa tenggara Barat.  "Ada 2 isu paling berat di NTB yang menghancurkan basis petahana: Pertama, derita korban gempa yang sampai hari ini merasa 01 ingkar janji. Kedua, lesunya industri parawisata. Di tambah fakta bahwa pada Pilpres 2014 NTB adalah basis 02, kini akan makin telak". Ungkapnya

Saya sedang di Lombok dan rasanya dari kemarin saya belum menemukan pemilih 01. Justru yg saya temukan adalah mereka yang di pusat partainya mendukung 01 tapi di sini, mereka tidak berani bawa 01. Mereka berhadapan dengan rakyat yang punya pilihan 02. tulisnya di akun  twitter#AnalisaPilpres2019

Peta lapangan semakin kental..histeria kepada 02 semakin kentara prediksi media luar bahwa @prabowo akan mengikuti jejak2 kemenangan Mahathir dan pemimpin alternatif nampaknya kelihatan jelas dan mari kita kawal mandat rakyat. #PemiluDamai  (catatan dari Lombok).

Dalam postingan terbaru akun 2019#2019WAJAHBARU juga menulis bahwa  Sukarno tak pernah jadi walikota dan gubernur..
Juga Suharto..
Juga habibie
Juga gusdur
Juga mega
Juga sby...

Tapi mereka punya imajinasi...dalam negara dan bagi presiden, imajinasi lebih penting dari pengalaman...imajinasi bikin kita terbang pengalaman bikin kita terjebak...

Iya juga menulis Pak @SBYudhoyono memimpin dengan hati...tidak pernah memaksa dan mengintimidasi...maka gubernur berpidato dari hati...kalau tidak tulus maka pejabat2 daerah berpura2 mendukung...takut di-kriminalisasi atau dipotong dana alokasi dan transfer... tulis akun tersbut

TerPopuler