Knitting Kreatif Millenial di desa Sipak

Knitting Kreatif Millenial di desa Sipak

Sabtu, 02 Maret 2019, 08:07


Kondisi ekonomi yang terjadi di Desa Sipak saat ini belum adanya perkembangan usaha kreatif dari masyarakatnya. Menurut hasil survey yang telah kami lakukan sesaat sebelum melaksanakan kegiatan PKM menunjukan bahwa sebagian besar masyarakat Desa Sipak hanya mengandalkan usaha berupa warung sembako kecil-kecilan dan tidak menciptakan produk bisnisnya sendiri.

Melihat kondisi sosial masyarakat Desa Sipak RW 06 yang merupakan remaja dengan rentang usia 13 – 20 tahun membuat kami memutuskan untuk memberikan pelatihan merajut guna membangun ekonomi kreatif di Desa Sipak bersama para pengajian remaja putri sebagai mitra usaha.

Kondisi ekonomi yang terjadi di Desa Sipak saat ini belum adanya perkembangan usaha kreatif dari masyarakatnya. Menurut hasil survey yang telah kami lakukan sesaat sebelum melaksanakan kegiatan PKM menunjukan bahwa sebagian besar masyarakat Desa Sipak hanya mengandalkan usaha berupa warung sembako kecil-kecilan dan tidak menciptakan produk bisnisnya sendiri.


Melihat kondisi sosial masyarakat Desa Sipak RW 06 yang merupakan remaja dengan rentang usia 13 – 20 tahun membuat TIM mahasiswa dan Dosen FEB UHAMKA  memutuskan untuk memberikan pelatihan merajut guna membangun ekonomi kreatif di Desa Sipak khususnya remaja putri.


Perkembangan bisnis saat ini sangat melaju pesat. Membuat para masyarakat harus lebih ekstra untuk berfikir bagaimana caranya menghadapi persaingan baik yang ada di dalam maupun yang ada di luar masyarakat. 

Ditengah serbuan beragam jenis produk buatan pabrik maupun hasil kerajinan tangan masyarakat, ternyata masih banyak  model atau jenis barang yang unik dan penuh kreatifitas. Mulai dari model, warna, hingga bahan yang digunakan oleh produsen sangat mempengaruhi konsumen untuk membeli atau tidak produk tersebut. 


Masyarakat merupakan konsumen yang sangat kritis karena memiliki tingkat permintaan yang tinggi. Konsumen banyak yang memiliki keinginan suatu produk dengan kualitas produk yang tinggi tetapi memiliki harga yang terjangkau.Bisnis kerajinan tangan adalah bisnis yang menciptakan suatu produk atau barang yang dilakukan oleh para tangan-tangan kreatif  dan memiliki fungsi pakai atau keindahan sehingga memiliki nilai jual yang tinggi. 


Kerajinan tangan yang dihasilkan dapat berupa bahan-bahan yang dapat didaur ulang kembali. Untuk menghasilkan nilai jual yang tinggi perlu adanya tingkat kreatifitas yang tinggi juga. Semakin unik produk yang dibuat, maka semakin berpotensi untuk memenangkan persaingan dengan para kompetitor juga semakin tinggi. 



Bisnis ini adalah bisnis yang sangat menjanjikan sebab jika dilihat berdasarkan faktanya banyak diluar sana pengusaha-pengusaha yang sukses dengan produk kerajianan tangan yang unik dan mampu menembus pasar nasional bahkan internasional.

Penulis:Ahmad Fihri Dosen FEB UHAMKA disarikan dari hasil Workshop Kniting ini dilakukan pada tanggal 22 Agustus 2018 bersama remaja Milleneal warga RW 06 Desa Sipak Kecamatan Jasinga Bogor Barat dengan pelatih langsung oleh Inggit (mahasiswa FEB UHAMKA Jakarta Prodi Manajemen Semeter 6)

TerPopuler