• Jelajahi

    Copyright © SuaraID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    45 Persen Jajanan Anak Sekolah Berbahaya

    1.3.19, 22:41 WIB Last Updated 2020-02-02T10:51:04Z
    www.uhamka.ac.id/reg
    www.uhamka.ac.id/reg

    Anak usia sekolah adalah investasi bangsa, Karenanya asupan gizi menjadi penting untuk optimalisasi tumbuh kembangnya.Dalam pemberian asupan energi dan gizi bagi anak-anak usia sekolah, jajan memegang peranan penting. Kebiasaan jajan tersebut sangat sulit untuk dihilangkan.

    Dari hasil penelitian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) diperoleh bahwa 98,7% anak sekolah dasar (SD) senang mengkonsumsi jajanan di sekolah. Harga yang murah, warna yang menarik, penampilan, tekstur, aroma dan rasa yang enak merupakan alasan  Anak menyukai jajanan, (Andhika, 2014).

    Hal ini harus diwaspadai karena dari berbagai penelitian diketahui bahwa 60% jajanan anak sekolah tidak memenuhi standar mutu dan keamanan (Suci,2013).  Disebutkan bahwa 56% sampel mengandung pewarna tekstil (rhodamin B) dan 33% mengandung borak. Pada tahun 2014, BPOM melakukan survei dengan melibatkan 4.500 sekolah di Indonesia dan membuktikan bahwa 45% jajanan anak sekolah berbahaya.

    Dibutuhkan pengetahuan tentang jajanan baik pada anak dan Guru.  Agar anak-anak sebagai konsumen aktif mempunyai penguasaan tentang makanan jajanan yang sehat dan aman untuk dikonsumsi dan keterampilan dalam menguji makanan yang menggunakan bahan tambahan makanan yang aman atau tidak dengan pengujian fisik secara sederhana.Pendidikan kesehatan pada anak sekolah dasar bisa memberi dampak yang baik.

    Berdasarkan penelitian Mutmainah (2013) menyatakan bahwa pengetahuan dapat meningkat hingga 50% setelah mendapatkan pendidikan kesehatan. dan anka-anak ini bisa menjadi duta jajanan sehat yang dapat menginformasikan kepada teman-temannya untuk dapat memilih dan mengkonsumsi makanan jajanan yang sehat dan bergizi.

    Artikel ini disarikan oleh
    Tim PKM Fikes UHAMKA Hj. Nur Asiah, SKM, M.Kes, Alibbirwin, SKM, M.Epid dan Arief Setyawan, SKM, M.Kes  dari hasil  Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh Dosen Fikes Uhamka,  Tanggal 16 dan 17 Februari 2019 tempat : Madrasah Diniyah Almuttaqin Jakarta Pusat
    kelmpok sasaran: Siswa dan guru madrasah diniyah Almuttaqin ini

    Dosen dan mahasiswa Fikes UHAMKA  mengajak anak-anak sekolah Madrasah diniyah Aluttaqin untuk menjaga kesehatannnya dengan memilih jajanan yang sehat dan bergizi menjaga kesehatannnya dengan memilih jajanan yang sehat dan bergizi

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Opini

    +