IIn Inawati: Ebi dan Ayudia LIDA Contoh Potensi besar Jambi dalam bidang seni

IIn Inawati: Ebi dan Ayudia LIDA Contoh Potensi besar Jambi dalam bidang seni

Minggu, 24 Februari 2019, 17:08

Suara.id Setelah melalui perjalanan panjang  Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2019 masuk pada fase  Grup 6 Top 48  yang berlangsung  Sabtu (23/2). Ada yang menarik perhatian masyarakat terutama warga jambi di seluruh indonesia yaitu Penampilan  Ebi Suntara asal Kabupaten Muarojambi, menjadi peserta Duta Liga Dangdut Indonesia mewakili Provinsi Jambi.

Ebi  membawakan lagu 'Yang Pernah Ku Sayang' dan memperoleh Empat lampu biru dan satu  lampu merah dari para juri. Dewi Persik yang menjadi salalh satu juri pada penampilan tersebut  menilai penampilan Ebi sudah cukup baik,  "Suara kamu sudah cukup bagus sampai saya tersentuh, namun ekspresi kamu kurang maksimal, serta artikulasi kamu harus lebih diperjelas, karena itu dipengaruhi power vokal kamu," ungkap Dewi

Keberhasilan perwakilan jambi  untuk lolos sampai ke tingkat nasional ini mendapat dukungan dari berbagai pihak diantaranya Bupati Muaro jambi Masnah Busro yang  melepas langsung  keberangkatan Ebi menuju jakarta.

Dukungan lain muncul dari Iin inawati caleg DPR RI Nomor urut 3 dari partai Persatuan Pembangunan (PPP)  daerah pemilihan Provinsi jambi. Iin Menyampaikan bahwa Kader atau generasi muda jambi yang  berkiprah di ranah manapun terutama segala hal yang  positive harus  mendapat dukungan  dari semua kalangan masyarakat jambi dimanapun berada ungkapnya

 Salah satu anak muda  Jambi yang patut dibanggakan hari ini adalah Ebi yang berkiprah d bidang seni yang mampu lolos dalam ajang Liga Dangdut Indonesia,
Sebelumnya di ajang LIDA 2018  ada  Ayudia penyanyi asal Sarolangun daerah asal saya  juga mampu  lolos dan   bersaing dengan para penyanyi dari seluruh Provinsi di Indonesia. Kedua anak muda  ini adalah contoh bahwa jambi memiliki  potensi besar dalam bidang seni. ungkapnya

Hal ini Jika terus dikembangkan akan mampu mempromosikan potensi budaya  Jambi di tingkat nasional bahkan tingkat yang lebih tinggi dari itu Karena seni adalah bahasa universal yg bisa diterima  lintas budaya adat dan agama. pungkasnya

TerPopuler